Selasa, 11 Desember 2018

Cara berbisnis melalui blog

Bagaimana Cara Membuat Blog Bisnis Online? Ikuti 7 Langkah Praktis Ini

pie-chart-blogging-platforms
Saat ini blog telah bertransformasi menjadi salah satu fasilitas yang dapat berperan vital dalam kegiatan marketing. Lebih jauh lagi, mengintegrasikan blog dengan website perusahaan merupakan cara efektif dalam mengoptimalisasi pertumbuhan bisnis.
Dalam bisnis kecil, blog berpotensi menjadi salah satu elemen paling penting dalam membantu pertumbuhan bisnis tersebut. Alasannya, blog bisnis tidak memerlukan biaya yang besar, serba guna, mudah dikelola, fleksibel dan “menjual”.
Berikut adalah tujuh langkah praktis cara membuat blog bisnis:
 1. Tentukan Tujuan Blog
  Seperti menikah, sebelum melangkah lebih jauh sangat baik jika kita menentukan tujuan terlebih dahulu. Tentukan apakah blog bisnis Anda akan menjadi tempat untuk menceritakan kisah-kisah entrepreneurship, menjual produk/jasa, berbagi tips, tempat berpromosi atau gabungan atas semuanya?

focus

Via giphy

CEO TopRank Marketing, Lee Odden, menyarankan agar blog bagi bisnis kecil untuk ditujukan sebagai penunjang website perusahaan, berperan sebagai landing page, penyedia tips bisnis kecil dan menjadi alat pemasaran.

2. Pilih Platform Blog Anda

  Setelah menentukan tujuan yang jelas untuk blog Anda, menentukan platform blog apa yang akan dipakai merupakan cara membuat blog yang selanjutnya. Banyak orang akan menyarankan Anda untuk memakai WordPress sebagai platform blog bisnis. Sejauh yang diketahui selama ini, WordPress memang merupakan platform yang menyediakan banyak plugin, dan sangat bersahabat dengan SEO (agar website Anda berada di peringkat satu hasil pencarian Google).
Akan tetapi, Anda juga memiliki banyak alternatif selain WordPress sebagai platform blog seperti yang ditunjukkan oleh gambar di bawah ini:
pie-chart-blogging-platforms

Via startnewblog

Platform terbaik yang dianjurkan setelah WordPress adalah Blogger kemudian blog yang berorientasi banyak di share melalui media sosial, Tumblr.

3. Pilih Web Hosting dan Domain Sendiri

Cara membuat blog bisnis selanjutnya adalah memilih web hosting untuk blog Anda. Website seperti GoDaddy atau Register menyediakan jasa web hosting dengan paket-paket tertentu. Dengan menggunakan domain Anda sendiri, maka kredibilitas website dan blog Anda akan meningkat dan juga lebih ramah SEO.
choose gif

Via Pinterest

Jika Anda masih bingung, silahkan membaca 7 Langkah Mudah Memulai Bisnis Online ini, dijamin mudah!

4. Desain Blog Anda Sendiri

Langkah selanjutnya adalah mendesain blog Anda sendiri. Desain blog ini pada hakikatnya tidak dapat dipisahkan dari desain website, dan desain tersebut haruslah baik (ini akibatnya jika desain website Anda buruk sekali).
design gif

Via Tumblr

Dalam menentukan desain blog atau website, setidaknya Anda dapat mempertimbangkan hal-hal penting seperti harus mobile friendly, gambar-gambarnya harus beresolusi tinggi, memiliki konten video, memuat halaman dengan cepat, navigasi mudah, tidak rumit dan menampilkan testimoni pelanggan (jika ada). Lihat 11 Desain Website Terbaik 2016 yang dapat memberikan inspirasi jika Anda hendak membuat atau mendesain ulang website/blog Anda.

5. Buat Rencana Konten

Pasangan serasi untuk tujuan adalah rencana. Saatnya Anda merencanakan konten apa saja, apa dan di kanal mana konten Anda akan disebar atau diterbitkan.
plan gif

Via giphy

Salah satu bagian dari perencanaan adalah meriset kata kunci yang akan dipakai di dalam konten blog. Anda dapat menggunakan tools seperti Google’s Keyword Planner atau Ubersuggest. Anda juga dapat menggunakan tools berbayar seperti Wordstream.com, WordTracker dan KeywordDiscovery.com.

6. Mudah Dibagikan

Cara termudah untuk membuat blog Anda agar mudah dibagikan secara lebih luas adalah dengan selalu responsif terhadap komentar dari pembaca dan pastikan konten Anda tersebar di kanal media sosial yang relevan bagi bisnis Anda. Jika Anda hendak menulis mengenai bisnis kecil ada baiknya Anda melakukan crossposting konten blog Anda di LinkedIn Pulse yang saat ini semakin diperhitungkan sebagai sumber bacaan untuk membentuk dan dianggap memiliki kredibilitas di kalangan eksekutif.
flyer gif

Via giphy

Dengan menjadi pengelola blog yang responsif, maka pembaca akan merasa dihargai pendapat/keberadaannya meski hanya dibalas dengan komentar yang pendek. Sementara itu, menyebarkan konten blog Anda secara berkala di kanal media sosial yang relavan secara berkala dan terus menerus akan semakin memudahkan pembaca baru untuk menemukan konten Anda.

7. Bentuk Tim untuk Blog

Siapa yang akan mengelola blog bisnis Anda? Tentu saja sebuah tim yang harus solid dan menyenangkan. Setidaknya Anda harus memiliki editor yang akan mengkurasi tulisan para penulis Anda. Yang terpenting adalah mereka harus memiliki hasrat dalam melakukan pekerjaan ini karena pengelolaan sebuah blog diperlukan dedikasi dan komitmen yang bukan main.
dean-winchester-gif-indie-jared-padalecki
Sumber : https://blog.sribu.com/bagaimana-cara-membuat-blog-bisnis-online/

Jumat, 07 Desember 2018

Pengertian TCP/IP dan cara komputer saling berkomunikasi

A. Pengertian TCP/IP

Secara teknis Pengertian TCP/IP adalah kependekan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol yang merupakan protocol standar untuk proses tukar menukar data antar komputer (Komunikasi) dalam jaringan internet.
TCP/IP mengatur standar bagaimana data bisa dikirim dan diterima antar komputer dengan menggunakan jaringan yang ada saat ini yaitu jaringan internet.                                       Pengertian TCP/IPPenjelasan mudah nya-  TCP/IP adalah hanya sebuah aturan dan konsep bagaimana mengolah data dari komputer yang akan dikirim atau diterima oleh komputer menggunakan jaringan internet. Sebelum data dikirim/diterima harus melalui beberapa tahap dan proses secara hardware/software.
Contoh: agar komputer kita bisa terkoneksi ke internet,komputer kita secara fisik harus nyambung ke jaringan yang ada (misalnya disambung menggunakan kabel LAN /Wifi) ,nyambung aja gak cukup perangkat kita harus diberi IP Address baru secara virtual komputer bisa saling  berkomunikasi dengan perangkat lain di jaringan internet.

 Komputer bisa berkomunikasi satu sama lain

Komputer dapat berkomunikasi satu sama lain menggunakan  jaringan internet jika komputer tersebut mengikuti jalur komununikasi standar yang ditetapkan, Dalam hal ini adalah TCP/IP yang digunakan sebagai standar protocol pertukaran data dalam jaringan global internet. komunikasi dalam dunia komputer diartikan sebagai proses downlad (menerima) dan upload (mengirim) data. atau sering kita sebut komputer sudah bisa konek,kalau sudah konek berarti komputer (pc,laptop,smartphone,smartdevice) sudah bisa melakukan proses komunikasi (kirim dan terima data)
Paket data-data yang dikirim melalui jaringan disebut sebagai paket, ya seperti paket dalam dunia nyata dimana paket harus diberi label dan diproses oleh masing masing bagian/divisi agar paket dapat sampai di tujuan dengan selamat dan tidak nyasar. jika paket berukuran gede maka perlu di pecah agar muat sesuai ukuran jalan yang akan dilalui,setiap pecahan harus diberi label  agar nantinya gampang disatukan lagi. TCP/IP dirancang dengan tujuan persis seperti ini.

B. TCP/IP Protocol Suite

TCP/IP merupakan protocl suit (Banyak bagian) yang bekerja dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing sebagai satu kesatuan .

Pengertian protocol

Protocol disini diartikan sebagai Tugas, tanggung jawab dan prosedur yang harus dilakukan agar antar komputer dapat saling berkomunikasi. TCP/IP akan dibagi menjadi beberapa divisi/bagian/layer/ untuk melakukan proses dan tugasnya secara spesifik untuk memproses data yang akan dikirim dan diterima perangkat komputer melalui media kabel (wired) atau non kabel (Wireless).

Pembagian Tugas TCP/IP (Protocol Layer)

TCP/IP dibagi menjadi beberapa divisi/layer/modul dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk mengolah data yang diterima/ yang akan dikirm. berdasar standar  TCP/IP dibagi menjadi 4 Layer utama yaitu : Application Layer ,Transport Layer ,Internet Layer/Network layer ,Network interface Layer/psical layer. dalam standar OSI dibagi secara detail menjadi 7 sub layer seperti gambar dibawah ini.

OSI-DARPA-TCP
  1. Application Layer

    ini adalah layer/divisi/bagian paling teratas dalam sistem TCP/IP ,dibagian ini berisi aplikasi  atau process yang biasa kita gunakan sehari hari untuk bekerja dan bermain komputer, dimana aplikasi yang kita gunakan akan memilih protocol untuk mengirim dan menerima data, misalnya untuk browsing dan download aplikasi web browser akan memilih protocol HTTP . untuk mengupload file ke server,aplikasi FTP akan memilih protocol FTP untuk mengirim file.
    aplikasi akan memilih jenis protocol untuk mengirim dan menerima data, setelah aplikasi menentukan protocol yang akan digunakan maka aplikasi akan menyerahkan proses berikutnya ke layer/divisi dibawah nya yaitu transport layer untuk memulai proses pengiriman data.
  2. Transport Layer/Host to Host

    Divisi ini bertugas untuk menerima data dari layer diatasnya yaitu application layer, dan menentukan jenis protocol yang akan digunakan untuk pengiriman data, 2 protocol yang umum digunakan adalah UDP (User Datagram Protocol) dan TCP(Transmission Control Protocol) IP-stack-connections
    TCP- digunakan untuk mengirim data dengan prioritas keutuhan data, dimana data yang dikirim dan diterima sama peris atau jaminan 100% bagian pecahan data yang dikirim akan benar-benar utuh. karena jika sampai data hilang 1bit saja,file akan rusak dan tidak berguna, seperti ketika melakukan pengiriman file aplikasi maka dipilih protocol TCP untuk memastikan file tidak korup ketika dikirim melalui jalur internet.
    karene menggunakan tingkat validasi yang tinggi untuk memastikan data telah diterima dan jika tidak diterima makan akan dikirim ulang menjadikan protocol jenis ini agak lambat karena harus bekerja extra.
    UDP- protocol ini mengabaikan keutuhan data yang dikirim dan diterima, tugasnyahanya mengirim data tanpa peduli apakah data diterima dengan utuh atau tidak.ptotocol ini sangat cepat dalam mengrim data karena seperti orang asal lempar barang saja tanpa peduli barang sampai /tidak. penggunaan protocol ini dikhususkkan untuk mentransfer data/informasi dengan target data tersaji secara real time dan tanpa delay. misalnya game online, streaming (radio streaming /video streaming) , jenis data video/audio /game online hanya akan lag/ glitch saja dan tidak ada istilah korup. karena memang yang diperluakan adalah real time.
    Di layer ini koneksi antara 2 komputer terbentuk secara virtual dan terjadi proses kirim dan menerima data.(seperti kita mengirimkan paket ke seseorang menggunakan jasa kirim seperti JNE)
  3. Network Layer/Internetwork Layer

    layer/divisi ini yang sering kita sebut internet layer, karena paket dikirim ke tujuan berdasar IP Address yang terpasang pada setiap komputer yang terkoneksi ke jaringan. di layer ini data yang besar yang berasal dari layer diatasnya akan dipecah dan disesuaikan ukurannya sesuai media yang akan dilaluinya.
    data yang besar yang telah dipecah menjadi paket data lebih kecil/frame akan dibungkus (enkapsulasi) dan diberi label asal dan tujuan dari paket, layer/divisi ini bertanggaung jawab atas routing(menentukan tujuan dan jalur) paket yang akan dikirim.
  4. Network Interface Layer

    atau bisa disebut juga hardaware yang digunakan untuk mentransmisikan signal(ethernet). Dilayer ini hardware dan driver bekerja untuk mengubah logical data menjadi signal yang ditransmisikan melalui media kabel tembaga/fibre optic atau mengubahnya menjadi signal radio secara wireless.

C. Cara kerja protocol TCP/IP

Setelah komputer dibuat dan mengikuti standar yang ditetapkan, diberi network interface dan komputer terhubung ke jaringan yang ada, maka komputer dapat berkomunikasi satu dengan yang lain, komputer dapat berkomunikasi dengan banyak komputer di jaringan dalam satu waktu. komunikasi yang dimaksud  disini adalah menerima dan mengirim data.
  1. Data dipecah menjadi paket kecil- dengan tujuan agar bisa ditransmisikan melalui media dan protocol yang sesuai,setiap paket data diberi label  dan tujuan paket dikirim.
  2. paket-paket akan melewati router didalam jaringan internet, router bertugas untuk mengantar dan menentukan rute dari paket yang dikirimkan nya. didalam jaringan yang cukup besar paket-paket akan melewati puluhan bahkan ratusan router, setiap router hanya mengantarkan paket ke ruter terdekat sambil dicarikan jalan/ ruter yang pas.
  3. Ketika paket sampai pada tujuan,protocol TCP/IP akan bertugas sesuai tugas di divisi/layer masing2-masing. dimulai dari layer paling bawah yang menterjemahkan signal/isyarat menjadi logical data dan diteruskan ke layer diatasnya  untuk memastian apakah paket data sudah diterima  apa belum disesuaikan dengan pemilihan protocol TCP/UDP , jika protocol nya TCP maka jika ada bagian paket dari data yang hilang maka akan meminta untuk dikirim ulang. paket data akan dirakit dan disusun seperti bentuk aslinya dan diteruskan ke layer diatasnya hingga berbentuk file seperti aslinya ketika dikirim.

D. Pengertian IP dan IP address

Ip addressIP adalah Internet Protocol yang merupakan layer 2 dalam model TCP/IP sedangkan IP address adalah identitas /alamat /pengenal yang digunakan dalam pelabelan perangkat komputer di jaringan internet. setiap komputer yang terhubung ke jaringan internet harus memiliki IP address yang unik (Tidak boleh sama) agar dapat berkomunikasi dengan komputer lain di dalam network.
IP Address ibaratnya alamat rumah, yang digunakan kita untuk menerima paket barang biar gak kesasar dan digunakan untuk mengisi paket asal ketika kita mengirim paket. tujuan nya agar kalau paket yang kita kirim rusak bisa dikembalikan ke kita. IP Address sama seperti alamat rumah di dunia nyata. dimana paket data dikirim dengan tujuan IP Address yang ditentukan. komputer saling mengenal menggunakan IP Address di dalam jaringan.
IP address biasanya kita dapatkan secara otomatis ketika konek ke hotspot gratisan. atau diset manual jika kita mengelola jaringan yang lumayan besar. IP address dikelompokan ,dibagi dan distandarkan sesuai tujuan penggunaan dalam jaringan internet agar tidak kacau.IP address juga ada dibagi menjadi 2 jenis yaitu IP public dan Private.
IP Public adalah IP yang dapat diakses langsung dari jaringan global internet sedangkan IP address private adalah IP address  yang digunakan dalam jaringan local /intranet/private yang tidak bisa secara langsung diakses melalui internet.
Sumber : https://www.tembolok.id/pengertian-tcp-ip/

Packet switching


Packet Switching


  • PACKET SWITCHING
Packet switching adalah metode komunikasi jaringan digital yang ditransmisikan kelompok semua data – terlepas dari konten, tipe struktur, atau – menjadi blok-blok berukuran yang sesuai, yang disebut paket . Fitur-fitur switching paket pengiriman variabel-bit-rate data stream (urutan paket) melalui jaringan bersama. Ketika melintasi adapter jaringan, switch, router dan lainnya node jaringan , paket buffer dan antri, mengakibatkan keterlambatan variabel dan throughput yang tergantung pada beban lalu lintas dalam jaringan.
Kontras packet switching dengan yang lain paradigma jaringan utama, sirkuit switching , sebuah metode yang menyiapkan sejumlah koneksi dedicated dari bit rate konstan dan keterlambatan konstan antara node untuk penggunaan eksklusif selama sesi komunikasi. Dalam hal biaya lalu lintas, misalnya dalam komunikasi selular layanan, sirkuit switching ditandai dengan biaya per unit waktu waktu koneksi, bahkan ketika ada data yang ditransfer, sedangkan packet switching dicirikan dengan biaya per unit informasi.
Dua mode paket utama beralih ada; (1) connectionless packet switching, juga dikenal sebagai datagram switching, dan (2) berorientasi koneksi packet switching, juga dikenal sebagai virtual circuit switching. Dalam kasus pertama setiap paket informasi yang lengkap mencakup pengalamatan atau routing. Paket yang diarahkan secara individual, kadang-kadang menghasilkan jalan yang berbeda dan out-of-order pengiriman. Dalam kasus kedua koneksi didefinisikan dan preallocated di setiap node yang terlibat selama fase koneksi sebelum semua paket ditransfer. Paket termasuk connection identifier daripada informasi alamat, dan disampaikan dalam rangka. Lihat di bawah ini .
Paket modus komunikasi dapat digunakan dengan atau tanpa node forwarding menengah (paket switch atau router ). Dalam semua modus komunikasi paket, sumber daya jaringan yang dikelola oleh statistik multiplexing atau alokasi bandwidth dinamis di mana saluran komunikasi secara efektif dibagi ke dalam jumlah yang sewenang-wenang logis variabel-bit-rate saluran atau data stream. Multiplexing statistik, packet switching dan lainnya toko-dan-maju penyangga memperkenalkan latency bervariasi dan throughput yang dalam transmisi. Setiap aliran logis terdiri dari urutan paket, yang biasanya diteruskan oleh multiplexer dan intermediate node jaringan asynchronous menggunakan first in first-out buffering. Atau, paket-paket dapat diteruskan sesuai dengan penjadwalan untuk beberapa disiplin antrian yang adil , lalu lintas membentuk atau untuk dibedakan atau dijamin kualitas layanan , seperti antrian wajar tertimbang atau ember bocor . Dalam kasus medium fisik bersama, paket-paket dapat disampaikan menurut beberapa modus-paket multiple access skema.
w
  • Karakteristik Packet Switched
Informasi/pesan dibagi menjadi paket-paket yang berukuran kecil (< 1500 byte) dan kemudian ditransmisikan paket demi paket . Setiap paket terdiri dari payload (data informasi yang akan dikirimkan) dan header. Header berisi informasi tentang: 1. Source (sender’s) address 2. Destination (recipient’s) address 3. Packet size 4. Sequence number 5. Error checking information . Masing-masing paket akan dikirimkan ke jaringan secara independen (tidak tergantung pada rute paket sebelum atau sesudahnya). Paket yang berbeda dari pesan yang sama dapat melalui rute yang berbeda. Istilah untuk karakteristik ini disebut Connectionless . Pada sisi penerima, header setiap paket akan dibuang kemudian paket diurutkan kembali menjadi sebuah informasi/pesan sesuai dengan yang dikirimkan Paket dikirimkan hanya pada saat data siap untuk dikirim. Pada saat kondisi “silence”/idle maka link dapat digunakan oleh yang lainnya (jaringan digunakan bersama/shared bandwidth). . Tidak ada garansi Quality of service, ada kemungkinan paket hilang Teknik Circuit Switching
Ada beberapa teknik dalam circuit switching, yaitu dalam pengiriman data, stasiun memecah pesan panjang menjadi paket-paket yang kemudian dikirim dalam satu kali waktu jaringan. Adapun paket-paket tersebut dapat ditangani dengan cara Virtual Circuit dan Datagram.

  • Virtual Circuit [connection oriented] :
Pada dasarnya adalah suatu hubungan secara logik yang dibentuk untuk
menyambungkan dua stasiun. Paket dilabelkan dengan nomor sirkit maya dan nomor
urut. Paket dikirimkan dan datang secara berurutan
1. Jaringan dapat menyediakan sequencing dan kontrol error.
2. Packet diteruskan lebih cepat, atau tidak perlu membuat keputusan routing.
3. Kurang reiable, atau hilangnya sebuah node menyebabkan hilangnya seluruh circuit yang melaluinya.

  • Datagram [connectionless] :
Dalam bentuk datagram, setiap paket dikirimkan secara independen. Setiap paket diberi
label alamat tujuan. Berbeda dengan sirkit maya, datagram memungkinkan paket yang
diterima berbeda urutan dengan urutan saat paket tersebut dikirim.
1. Tidak memerlukan fase call setup, lebih baik jika paketnya sedikit.
2. Lebih flexible. Routing dapat digunakna unutuk menghindari tabrakan dalam jaringan.

  • Keuntungan packet switching :
1. Efisiensi utilisasi jaringan tinggi. Jaringan dapat digunakan bersama (shared) secara dinamis.
2. Dapat mengakomodasi penggunaan multiple data rates untuk jenis aplikasi yang berbeda-beda. Setiap aplikasi akan terhubung ke jaringan dengan data rate yang sesuai kebutuhannya
3. idak terjadi blocking jika beban jaringan tinggi, tetapi waktu pengiriman menjadi lama.
4. Mekanisme prioritas pengiriman dapat diberlakukan untuk paket-paket yang dianggap penting, seperti paket real-time.
5. Reliabilitas tinggi, jika suatu rute terputus maka rute lain dapat digunakan.

  • Kelemahan packet switching:
1. Tidak memberikan garansi Quality of service: delay antrian, jitter, loss packet

  • Contoh- contoh applikasi packet switching
TCP/IP protokol adalah jaringan dengan teknologi “packet Switching” yang berasal dari proyek DARPA (development of Defense Advanced Research Project Agency) di tahun
1970-an yang dikenal dengan nama ARPANET. Packet-switching yaitu transfer informasi dilakukan dalam format sel (informasi yang akan dikirim dibagi menjadipotongan-potongan dengan ukuran tertentu) yang sifatnya connection-oriented artinya sebelum transfer informasi dilakukan harus dibangun hubungan terlebih dahulu atau definisikan sebagai protokol yang berfungsi sebagai interface (baca: antarmuka) untuk menghubungkan komputer dengan komputer lainnya, membuat tiap komputer yang terintegrasi di dalamnya dapat bercakapcakap atau bertukar informasi dengan kecepatan tinggi(sampai dengan 155Mbps).GPRS adalah teknologi packet Switching data pada GSM. Teknologi yang dikenal sebagai generasi 2.5 ini, merupakan pengembangan dari teknologi Circuit Switching pada GSM.
Berbeda dengan teknologi Circuit Switching, pada GPRS koneksi ke jaringan hanya
dilakukan pada saat mengirimkan data. Data tersebut dikirim sekaligus dalam satu paket sehingga lebih efisien dibanding koneksi permanen pada teknologi circuit-switching. Sehingga biaya yang dibebankan pun, jauh lebih murah. Selain itu kecepatan transmisi datanya jauh lebih cepat, yaitu sampai 115 Kilobyte per second(Kbps). Padahal, sebelumnya kemampuan transmisi data pada GSM hanya 9,56 Kbps.
 Sumber : https://pratamasandya.wordpress.com/2013/04/28/packet-switching/